Buat kamu yang lagi baca artikel ini, coba deh kita flashback dulu…
“Aku udah rutin sikat gigi 2x sehari setiap hari”
“Pasta giginya juga udah yang ber-fluoride”
“Sikat giginya juga udah diganti sejak dipakai dari 3 bulan lalu”
“Tapi kok…”
Coba deh Dentes tebak, pasti masih berdarah gusinya, suka ngerasa ngilu pas makan atau minum yang panas atau dingin, dan bau mulutnya masih terasa.
Nah, kalau seperti itu, bisa jadi masalahnya bukan di seberapa sering kamu sikat gigi, tapi di cara kamu menyikat gigi.
Banyak banget orang yang merasa udah benar menyikat gigi, padahal kalau dicek sama dokter gigi, tekniknya masih jauh dari ideal. Yuk, kita kupas bareng-bareng cara menyikat gigi yang benar, yang mudah dimengerti dan gampang dipraktikkan!
Kenapa Cara Menyikat Gigi Itu Penting Banget?
Menyikat gigi itu bukan hanya buat bikin mulut terasa segar setelah makan.
Tujuan utamanya adalah menghilangkan plak dan sisa makanan yang bisa menumpuk jadi karang gigi sehingga bikin mulut bau, dan bahkan gusi berdarah serta gigi berlubang.
Kalau plak dibiarkan, bakteri bisa menyebar gak cuma di gigi dan gusi, tapi secara sistemik ke tubuh. Serem, kan?
Jangan salah, menyikat gigi yang rutin itu memang penting, tapi jika cara menyikat gigi yang tidak tepat bisa sama bahayanya. Kalau kamu asal menggosok, terlalu keras, atau durasinya terlalu cepat (atau terlalu lama), hasilnya nggak akan maksimal. Malah bisa bikin gusi turun, enamel gigi aus, dan rasa ngilu makin sering datang.
Kesalahan Menyikat Gigi yang Sering Dilakukan Orang Dewasa
Tanpa sadar, banyak kebiasaan menyikat gigi yang sering kita lakukan ternyata kurang tepat! Coba diingat lagi, deh, apakah kamu pernah atau masih melakukan hal-hal berikut:
- Sikat gigi terlalu keras — Banyak yang mikir makin kencang makin bersih. Padahal, menyikat terlalu keras bisa bikin gusi luka dan enamel gigi cepat terkikis.
- Gerakannya asal-asalan — Gosok kanan-kiri kayak nyuci baju? Itu kurang tepat, lho! Gerakan ini justru bisa mendorong kotoran masuk ke sela-sela gigi.
- Cuma sikat bagian depan — Seringkali yang gak kelihatan jadi kelewat. Bagian belakang gigi juga harus dibersihkan. Jangan sampai bersih di luar tapi kotor di dalam, ya.
- Durasi terlalu cepat (atau terlalu lama) — Sikat cuma 30 detik? Nggak cukup! Justru idealnya selama 2 menit aja.
- Langsung kumur banyak setelah sikat — Ini bisa menghilangkan manfaat fluoride dari pasta gigi, lho! Lebih baik cukup buang busanya dan kumur sedikit saja.
- Memakai sikat bulu keras — Bulu keras bukan berarti lebih efektif. Justru bisa merusak jaringan lunak di mulut dan menyebabkan abrasi gigi.
Teknik Menyikat Gigi yang Benar
Sekarang, kita bahas cara yang benar, ya. Ada banyak teknik menyikat gigi yang benar yang direkomendasikan oleh berbagai dokter gigi baik di Indonesia maupun mancanegara.
Pada artikel ini, Dentes ingin memberikan cara sikat gigi yang benar yang direkomendasikan oleh American Dental Association (ADA) adalah teknik Modified Bass. Teknik ini terbukti lebih efektif membersihkan plak terutama pada bagian leher gigi atau serviks gigi, tanpa merusak gusi. Yuk ikuti langkah-langkahnya:
- Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan kepala kecil agar bisa menjangkau seluruh bagian gigi.
- Oleskan pasta gigi berfluoride seukuran biji jagung untuk dewasa.
- Tempelkan sikat dengan sudut 45 derajat ke arah gusi.
- Gerakkan sikat secara lembut, memutar kecil atau getar perlahan. Hindari gerakan menyapu kiri-kanan.
- Bersihkan bagian luar, dalam, dan atas (permukaan kunyah) semua gigi.
- Jangan lupa sikat bagian lidah juga agar napas tetap segar.
- Durasi menyikat cukup 2 menit. Bagi menjadi empat bagian: kanan atas, kiri atas, kanan bawah, kiri bawah. Sikat masing-masing selama 30 detik.
- Setelah selesai, jangan langsung kumur dengan air banyak-banyak. Cukup keluarkan busanya dan kumur ringan supaya fluoride tetap bekerja di gigi.
Kapan Waktu Terbaik Sikat Gigi?
Setelah paham caranya, Sahabat Dentes bisa mulai memantapkan waktu sikat gigi yang tepat, nih. Dokter gigi menyarankan dua waktu utama untuk menyikat gigi, yaitu pagi setelah sarapan, dan saat malam sebelum tidur.
Namun perlu diingat, setelah sarapan jangan langsung menyikat gigi ya! Terutama jika kamu sarapan dengan makanan atau minuman yang asam (seperti jus jeruk atau kopi). Beri jeda sekitar 30 menit agar enamel tidak mudah terkikis saat sikat gigi.
Sikat gigi sebelum tidur malam begitu penting karena produksi air liur yang biasanya membantu melindungi gigi akan berkurang. Akibatnya, bakteri lebih mudah berkembang jika kamu lupa sikat gigi malam.
Tanda-Tanda Kamu Belum Menyikat Gigi dengan Benar
Walaupun kamu udah merasa rajin, coba cek tanda-tanda ini, ya. Kalau ada salah satu aja yang kamu alami, bisa jadi cara sikat gigimu masih perlu diperbaiki:
- Gusi sering berdarah saat sikat gigi
- Napas tetap bau meski udah rajin gosok gigi
- Gigi terasa ngilu saat minum dingin atau manis
- Gigi tampak menguning atau ada noda yang nggak hilang
- Sisa makanan sering nyelip di tempat yang sama
Kenapa Kamu Tetap Perlu ke Dokter Gigi?
Meskipun kamu udah belajar teknik yang benar dan rutin menyikat gigi, bukan berarti kamu bisa 100% yakin gigi kamu bebas masalah. Sahabat Dentes tetap perlu periksa ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali, atau lebih dini terutama kalau tanda-tanda di atas tadi kamu miliki.
Melalui pemeriksaan rutin, dokter gigi bisa:
- Bantu evaluasi caramu menyikat gigi — kadang kamu merasa udah benar, padahal hasilnya masih kurang maksimal.
- Melakukan pemeriksaan rutin – agar mendeteksi lubang kecil, radang gusi, atau penumpukan karang sejak awal.
- Merekomendasikan sikat/pasta gigi yang paling cocok buat kondisi gigimu.
Jika kamu rutin periksa ke dokter gigi, kamu tidak perlu khawatir dengan biaya yang mahal! Pada dasarnya, menjaga kesehatan lebih murah daripada mengobati penyakit.
Terlebih lagi, dengan adanya harga treatment khusus dari aplikasi Dentes Membership, kamu bisa kontrol rutin kondisi gigi kamu dengan berbagai pilihan voucher yang hemat di kantong dan mudah proses reservasinya.
Saatnya Periksa Gigi di Klinik Gigi Dentes
Kalau kamu masih ragu apakah caramu sikat gigi udah bener atau belum, yuk kunjungi Klinik Gigi Dentes dan konsultasi dengan dokter gigi kami.
Klinik Gigi Dentes siap jadi pilihan kamu yang butuh perawatan berkualitas dengan cara yang hemat, praktis, dan menyenangkan.
Sahabat Dentes bisa langsung melakukan reservasi, memilih lokasi klinik, dan dokter gigi yang ingin kamu kunjungi untuk konsultasi terkait masalah gigi dan mulutmu.
Yuk konsultasikan masalah gigimu dengan dokter gigi Dentes! Hubungi admin kami via WhatsApp di nomor 📞0859-7527-4004 atau tap tombol di bawah untuk memulai langkah menuju senyum cerahmu 😁




